Rabu, 12 Agustus 2020

SEJARAH KEPANDUAN DI INDONESIA

Di Indonesia, setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka atau yang sebelumnya dikenal sebagai gerakan Kepanduan. Gerakan ini juga terdapat di berbagai negara di dunia dan memiliki sejarah panjang. Sebutan internasional untuk gerakan Kepanduan adalah Scouting atau Scout Movement.

Gerakan ini dicetuskan oleh Robert Baden-Powell, seorang anggota angkatan darat di Inggris. Antara tahun 1906-1907, ia menulis buku Scouting for Boys. Intinya, buku ini merupakan panduan bagi remaja untuk melatih keterampilan dan ketangkasan, cara bertahan hidup, hingga pengembangan dasar-dasar moral.

Apa yang dicetuskan Robert Baden-Powell ini kemudian menyebar ke seluruh dunia dan menjadi gerakan Kepanduan, yang di Indonesia disebut dengan Pramuka. Hari lahir Robert Baden-Powell yakni tanggal 22 Februari diperingati sebagai Hari Pramuka Internasional. Ia lahir di London pada 22 Februari 1857.

Dikutip dari Scout.org, anggota Kepanduan di seluruh dunia saat ini melebihi 50 juta orang yang tersebar di lebih dari 200 negara. Mereka yang pernah menjadi anggota Kepanduan saat ini banyak yang muncul sebagai tokoh-tokoh dunia terkemuka dari segala bidang keilmuan.

Sejarah Pramuka di Indonesia

Gerakan Kepanduan di Indonesia sudah ada sejak zaman kolonial Hindia Belanda. Tahun 1916, Mangkunegara VII di Surakarta memprakarsai berdirinya Javaansche Padvinders Organisatie.

Setelah itu, bermunculan gerakan-gerakan sejenis yang dikelola oleh organisasi-organisasi pergerakan, sebut saja Hizbul Wathan (Muhammadiyah), Nationale Padvinderij (Boedi Oetomo, Sarekat Islam Afdeling Padvinderij (Sarekat Islam), Nationale Islamietische Padvinderij (Jong Islamieten Bond), dan lain-lain.

Menurut Panduan Museum Sumpah Pemuda (2009), gerakan Kepanduan di tanah air yang berlingkup nasional dimulai pada 1923 dengan berdirinya Nationale Padvinderij Organisatie (NPO) di Bandung dan Jong Indonesische Padvinderij Organisatie (JIPO) di Batavia, lalu dilebur menjadi Indonesische Nationale Padvinderij Organisatie (INPO) pada 1926.

Adapun istilah Pramuka resmi digunakan untuk menyebut gerakan Kepanduan nasional baru terjadi cukup lama setelah Indonesia merdeka, tepatnya pada 14 Agustus 1961. Idenya bermula dari gagasan Presiden Sukarno yang ingin menyatukan seluruh gerakan Kepanduan di Indonesia.

Maka, setiap tanggal 14 Agustus diperingati sebagai Hari Pramuka. Misi utama gerakan Pramuka adalah untuk mendidik pemuda dan pemudi Indonesia, dari usia anak-anak, demi meningkatkan rasa cinta tanah air dan bela negara.

Istilah Pramuka dicetuskan oleh Sri Sultan Hamengkubuwana IX, terinspirasi dari kata Poromuko yang berarti pasukan terdepan dalam perang. Namun, kata Pramuka diejawantahkan menjadi Praja Muda Karana yang berarti “Jiwa Muda yang Gemar Berkarya".

Sultan HB IX menjabat sebagai Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka pertama dan terpilih kembali sampai 4 periode selanjutnya hingga tahun 1974. Ia berjasa melambungkan Pramuka Indonesia hingga ke luar negeri. Maka, gelar Bapak Pramuka Indonesia kemudian disematkan kepada Raja Yogyakarta ini.

Sumber :

(tirto.id - bqs/isw)

Penulis: Balqis Fallahnda
Editor: Iswara N Raditya
Kontributor: Balqis Fallahnda

Minggu, 28 Oktober 2012

Aturan Hukum Ketenagakerjaan di Indonesia

Undang-Undang Dasar 1945
Pasal 27 Ayat 2

Ketetapan Majelis Permusyawaratan Rakyat Republik Indonesia
(Tap MPR-RI)
-

Undang-Undang
     -         Undang-Undang No. 33 Tahun 1947 jo Undang-Undang No. 2 Tahun 1951 tentang Undang-Undang Kecelakaan.
     -          Undang-Undang No. 12 Tahun 1948 jo Undang-Undang No. 1 Tahun 1951 tentang Undang-Undang Kerja.
     -          Undang-Undang No. 23 Tahun 1948 jo Undang-Undang No. 3 Tahun 1951 tentang Undang-Undang Pengawasan Perburuhan.
     -          Undang-Undang No. 23 Tahun 1953 tentang Undang-Undang Wajib Melaporkan Perusahaan.
     -          Undang-Undang No. 21 Tahun 1954 tentang Perjanjian Perburuhan antara Serikat Buruh dan Pengusaha.
     -          Undang-Undang No. 18 Tahun 1956 tentang Hak Pengorganisasi dan Berunding Bersama.
     -          Undang-Undang No. 22 Tahun 1957 tentang Penyelisihan Perselisihan Perburuhan.
     -          Undang-Undang No. 80 Tahun 1957 tentang Pengupahan yang sama bagi Buruh Laki-Laki dan Buruh Wanita.
     -          Undang-Undang No. 3 Tahun 1958 tentang Penempatan Tenaga Asing.
     -          Undang-Undang No. 8 Tahun 1961 tentang Wajib Kerja Sarjana.
     -          Undang-Undang No. 12 Tahun 1964 tentang Pemutusan Hubungan Kerja.
     -          Undang-Undang No. 1 Tahun 1967 tentang Penanaman Modal Asing.
     -          Undang-Undang No. 3 Tahun 1969 tentang Hygiene dalam Perniagaan dan Kantor-Kantor.
     -          Undang-Undang No. 14 Tahun 1969 tentang Ketentuan-Ketentuan Pokok mengenai Tenaga Kerja.
-          Undang-Undang No. 1 Tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja.

Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (Perpu)
UU (Perpu) No. 45 Tahun 1960 tentang Dewan Perusahaan

Peraturan Pemerintah (PP)
     -          Peraturan Pemerintah No. 49 Tahun 1954 tentang Cara Membuat dan Mengatur Perjanjian Perburuhan.
     -          Peraturan Pemerintah No. 7 Tahun 1948 tentang Memberlakukan Beberapa Aturan dalam Undang-Undang Kerja 1948.
     -          Peraturan Pemerintah No. 13 Tahun 1950 tentang Memberlakukan aturan dalam Undang-Undang Kerja 1948 mengenai waktu Kerja dan Waktu Istirahat.
     -          Peraturan Pemerintah No. 21 Tahun 1954 tentang Istirahat Tahunan Bagi Buruh.
     -          Peraturan Pemerintah No. 41 Tahun 1953 tentang Kewajiban Melaporkan Perusahaan.
     -          Peraturan Pemerintah No. 2 Tahun 1948 tentang Peraturan Kecelakaan Tahun 1947.
     -          Peraturan Pemerintah No. 33 Tahun 33 1977 tentang Asuransi Sosial Tenaga Kerja.

Keputusan Presiden (Kepres)
     -          Keputusan Presiden No. 123 Tahun 1963 tentang Pencegahan Pemogokan dan/atau Penutupan (lock out) di Perusahaan, Jawatan dan Badan yang vital.

Peraturan Daerah (Perda)
-

Jumat, 27 Juli 2012

World Hepatitis Day 2012

The day is world hepatitis day (hari hepatitis sedunia) dengan tema " Masalah hepatitis sudah di depan mata"...

Jadikan ini sebagai momentum untuk pengetahuan masyarakat akan hepatitis..
Menuju Indonesia Sehat 2015...

Minggu, 22 Juli 2012

Hari Anak Nasional 2012

Anak Indonesia masih belum bisa merdeka,dan masih belum menikmati kebebasan secara seutuhnya. Masih kurangnya jangkauan kesehatan (imunisasi) sampai diskriminasi sosial dari masyarakat. Tak pelak membuat mereka akan hancur dikemudian hari.

Mari Kita selamatkan Generasi Muda, Anak Penerus Bangsa Indonesia. Selamat Hari Anak 2012

-aditya sc-
Salam GenRe.....

Sabtu, 21 Juli 2012

Langkah Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba

Ada 7 langkah pencegahan yang perlu kita lakukan agar anak terhindar dari Penyalahgunaan Narkoba :
1. Menanamkan pemahanan hidup sehat pada anak usia dini.
2. Pemahanan akan adanya racun (hal negatif) di sekitar (lingkungan) kita.
3. Memberikan informasi yang akurat dan jelas mengenai dampak penyalahgunaan narkoba.
4. Memupuk kerjasama dengan tempat pendidikan (sekolah atau universitas).
5. Tanggap lingkungan.
6. Bekerjasama dengan lingkungan rumah (pendekatan keluarga).
7. Hubungan interpersonal yang baik (komunikasi).


-aditya sukma caesar-
sumber : bnn.go.id dipublikasikan oleh indonesiabergegas.com